Metode Tes dan Pemeriksaan Yang Digunakan Untuk Mendiagnosa Kanker Prostat

Ada 2 metode umum untuk melakukan tes yang biasa dipakai didunia kedokteran untuk mendiagnosa kanker prostat, dua jenis tes ini sangat membantu para dokter dalam melakukan skrining dan mengdiagnosa pasien terhadap kanker prostat. Dengan metode tes ini juga mereka biasa mendapatan gambaran terhadap penyakit yang dialami pasien dan tindakan lanjut apa yang yang harus segera dilakukan.

1. Metode Tes dan Pemeriksaan Pada dubur Secara digital (DRE)

Metode DRE adalah sebuah tes yang dilakukan untuk menentukan apakah kelenjar prostat membesar dan lunak, memiliki benjolan atau sangat keras (prostat keras). Pemeriksaan dan tes ini dilakukan melalui lubang dubur secara digital, yaitu dengan memeriksa kelainan prostat menggunakan alat khusus yang dilumasi dan bersarung tangan.

2. Metode Test Antigen Khusus Prostat (PSA)

Metode PSA ini adalah sebuah tes yang dilakukan dengan mengambil sampel darah lalu diperiksa di lab untuk menentukan tingkat protein (antigen spesifik prostat atau PSA) yang diproduksi oleh sel pada kelenjar prostat. Dengan melakukan uji tes PSA ada kemungkin seseorang memiliki peluang lebih tinggi terkena kanker prostat.

Akan tetapi tes antigen ini memiliki akurasi yang kurang baik, sehingga perlu keahlian khusus agar hasil tes yang terbaca tidak salah menetapkan dan tidak terjadi salah diagnosa terhadap pasien.

Secara umum hasil Tes PSA adalah Sebagai berikut:

Jika PSA kurang dari 4 ng/ml dalam darah maka dianggap sebagai tingkat normal, sedangkan PSA lebih besar dari 10 ng/ml menunjukkan risiko tinggi terkena kanker prostat. Pada prakteknya dilapangan ternyata beberapa pria memiliki tingkat menengah (5 hingga 9 ng/ml), ini membuat situasinya lebih sulit untuk dinilai. Bahkan ada beberapa pria menderita kanker prostat meskipun menunjukkan kadar PSA kurang dari 4 ng.

Secara garis besar jeneis Tes PSA ini menghasilkan 2 kesimpulan yaitu False Positif dan False Negatif PSA. Dimana BPH dan prostatitis dapat meningkatkan kadar PSA yang menghasilkan false positif. Adapun pengunaan obat tertentu dapat menurunkan kadar PSA dan menghasilkan PSA false negatif. Tentunya dokter Anda yang lebih paham dan dapat membantu menentukan arti dari tes PSA dan DSE.

Tindakan Biopsi Untuk Kanker Prostat

Biasanya setelah dokter Anda melakukan tes dan mengambil kesimpulan bahwa hasil yang didapat dari PSA dan DSE menunjukkan kanker prostat, maka selanjutnya dokter akan menyarankan untuk melakukan tindakan biopsi pada prostat, adapun faktor pertimbanganya tergantung pada usia Anda, kondisi medis, dan faktor lainnya.

Tidakan biopsi dilakukan dengan memasukkan jarum melalui rektum atau antara rektum dan skrotum junction dan kemudian mengambil sampel kecil jaringan pada kelenjar prostat yang dapat diperiksa di bawah mikroskop untuk mengetahui apakah jaringan sel tersebut terinfeksi kanker atau tidak. Tindakan biopsi ini juga hasilnya akan dapat mendeteksi dan menentukan agresivitas sel kanker prostat.

Sampel yang diambil dari tindakan biopsi dari kelenjar prostat ini diperiksa akan oleh ahli patologi. Ahli patologi akan membuat penentuan berdasarkan sampel yang diambil tersebut untuk menentukan agresifitas kanker. Metode ini dikenal dengan istilah Gleason score.

Bagaimana Ahli Palologist Menetukan Gleason Score?

Para ahli patologi mengklasifikasikan jaringan sel prostat yang dijadikan sampel untuk tindakan biopsi menjadi 5 tingkatan, tingkat 1 adalah kondisi yang paling ringan sedangkan tingkat 5 merupakan kondisi yang terburuk. Kemudian ahli patologi melihat jenis sel dalam sampel yang diambil dalam pola kanker prostat dan menilai jenis sel dari 1 sampai 5 dimana nilai 5 adalah jenis sel kanker yang paling agresif.

Gleason score ini didasarkan pada jumlah dua angka ini yang direkomendasikan ahli patologist yang menunjukkan tingkat jaringan dan tingkat tipe sel tubuh. Dimana Gleason Score dengan nilai 5 + 5 = 10 artinya menunjukkan kanker prostat yang sangat agresif sedangkan skor rendah (2 + 2 = 4) menunjukkan kanker yang tidak agresif.

Selain metode tes diatas ternyata penyebaran kanker kelenjar prostat ini dapat dideteksi dengan beberapa metode tes lain seperti USG, CT, MRI, dan scan tulang radionuklida. Tingkat agresifitas dan pertumbuhan dari kanker prostat ini menjadi salah satu indicator bagi para dokter dalam embantu menentukan metode tes mana saja yang terbaik untuk setiap pasien mereka.

About Viramaya

Check Also

Apa Sebenarnya Yang Dimaksud Dengan Prostat Itu?

Daftar isi:1 Simak Penjelasan Berikut Ini. Apa sih yang Dimaksud dengan Prostat itu?1.1 Terus Dimanakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.