Jenis Makanan Berlemak yang Harus di Hindari Karena Mengganggu Penurunan Berat Badan

Pentingnya bagi setiap wanita untuk mengetahui makanan apa yang dilarang untuk dimakan karena banyak mengandung lemak. Secara khusus bisa berguna bagi tubuh dan secara fakta jika berlebihan akan berbahaya bagi kesehatan. Lemak yang termasuk kategori sehat adalah jika lemak tersebut memiliki efek positif pada kualitas rambut, kuku dan kulit, dan juga bertanggung jawab atas berfungsinya organ dalam tubuh.

Selain itu fungsi lemak pada tubuh dapat melindungi kita dari hawa dingin. Selain itu, lemak juga memungkinkan otak untuk bekerja dengan kapasitas penuh. Memiliki pengetahuan tentang makanan berlemak yang dapat mengganggu program penurunan berat badan (diet) menjadi sangat penting . Agar kita paham makanan apa yang layak untuk dikonsumsi dan jenis makanan apa yang tidak boleh.

Lemak sangat diperlukan oleh tubuh, karena banyak fungsi positif, tetapi perlu dicatat jika jumlah lemak dalam tubuh ini terlalu banyak maka itu juga dilarang karena menyebabkan timbulnya masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes, aterosklerosis dan juga penyakit jantung. Daftarnya tidak ada habisnya.

Lemak sehat atau dikenal sebagai lemak tak jenuh dapat kita temukan dalam produk nabati seperti minyak kelapa, kedelai, ikan, kacang-kacangan. Lemak tidak sehat atau dikenal sebagai lemak jenuh, banyak ditemukan pada makanan cepat saji, junk food dan juga banyak ditemukan di produk permen yang dibeli di toko.

Ini adalah jenis-jenis makanan dengan kandungan lemak tidak sehat yang tinggi yang perlu diwaspadai oleh Anda, karena akan menyebabkan obesitas atau kegemukan sekaligus menjadi halangan untuk program menurunkan berat badan. Apa saja sih produk makanan berlemak yang berbahaya yang perlu kita hindari, simak beberapa diantara:

1. Pizza – Makanan ini tidak diragukan lagi, memang faktanya sangat lezat dan banyak orang yang menyukainya. Tetapi makanan pizza itu sangat jauh dari prinsip diet sehat. Bahkan potongan pizza terkecil pun mengandung sekitar 350 kalori, dan kandungan lemak dari potongan ini setidaknya 5%. Kita ketahui banyak orang ketagihan dan tidak bisa membatasi diri pada satu potong saja, dan bahkan ada yang makan setengah pizza sekaligus, yang totalnya adalah 1500 kalori dan 20% lemak. Jelas bahwa makan pizza ini menjadi musuh besar program diet sehat Anda.

2. Aneka jenis burger dan sandwich – Makanan jenis ini sering disajikan di kafe tipe bistro. Sandwich ini mengandung bahan-bahan seperti roti, ayam atau daging lainnya dengan sedikit sayuran, dan banyak lagi campuran lainnya, semua dipanggang atasnya dengan mentega atau saus. Sandwich tidak hanya mengandung begitu banyak bahan yang membuatnya sulit dicerna, tetapi juga memiliki kandungan lemak yang sangat tinggi.

3. Daging – Tapi ini berlaku tidak semua, tapi hanya beberapa jenis daging saja. Misalnya, daging babi, tenderloin atau bagian daging sapi berlemak, daging angsa dan domba. Sangat disarankan bagi Anda yang sedang dalam program diet untuk menghindari penggunaannya

4. Telur. – Tentu saja mengkonsumsi telur baik untuk tubuh, tetapi perlu Anda ketahui bahwa kuning telur itu mengandung banyak lemak jenuh dan mengkonsumsi telur yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol darah.

5. Permen dan produk kembang gula lainnya – Kudapan ini juga termasuk jenis cokelat susu dan berbagai kue kering, serta beberapa makanan ringan (snack) dalam kemasan.

Demikianlah 5 jenis makanan yang perlu untuk diwaspadai, Anda boleh memakannya cuma dengan porsi yang sedikit. Akan lebih baik jika menghindarinya, jika kontrol ketat bisa Anda lakukan maka dapat membuat kemajuan yang signifikan dalam program menurunkan berat badan, dan menciptakan tubuh ideal sesuai impian Anda.

About Viramaya

Check Also

Ternyata Inilah Beberapa Manfaat Mengkonsumsi Dua Buah Pisang Setiap Hari

Perubahan apakah yang akan mulai terjadi pada tubuh jika Anda mulai untuk mengonsumsi dua buah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Best Health and Wellness Blogs - OnToplist.com