Efek Samping Yang Harus Diwaspadai Akibat Pengobatan Disfungsi Seksual

Disfungsi seksual merupakan sebab yang menimbulkan gangguan secara psikologis kepada penderitanya, timbul perasaan malu, putus asa dan kecewa serta minder terhadap pasangannya karena merasa tidak bisa memberikan kebutuhan seksual sebagaimana mestinya. Inilah beberapa ciri yang sering ditemui pada orang dengan gangguan disfungsi seksual ini.

Jika Anda mempunyai pengetahuan yang cukup tentang masalah disfungsi seksual ini atau jika Anda sendiri mengalami gangguan disfungsi ereksi maka sebenarnya tidak perlu terlalu risau, karena dengan berbagai metode pengobatan modern saat ini penyakit ini bisa disembuhkan. Ada banyak cara pengobatan baik itu secara medis juga pengobatan alternatif dengan bahan alami atau biasa dikenal dengan pengobatan herbal.

Dengan mempunyai bekal pengetahuan yang cukup Anda akan mudah dalam menentukan cara pengobatan apa yang terbaik untuk mengatasi disfungsi seksual ini, karena pada umumnya semua pengobatan baik itu secara medis maupun dengan pengobatan alami tetap mempunyai efek samping terhadap tubuh, apalagi penggunaanya dalam jangka panjang.

Disfungsi seksual atau lebih populer dimasyarakat dengan sebutan impotensi, dapat mempengaruhi kualitas hidup Anda dengan menurunkan kemampuan dan kepuasan seksual. Dimana selain secara psikologis disfungsi seksual ini dapat menjadi penyebab tidak seimbangnya kemampuan fisik seseorang. Salah satu penyebab fisik yang sering terjadi pada pria karena bertambahnya usia.

Adapun Obat-obatan medis yang sering diresepkan dokter untuk mengatasi disfungsi seksual antara lain adalah:

  • Tadalafil (Cialis)
  • Sildenafil (Viagra)
  • Vardenafil (Levitra)
  • Avanafil (Stendra)

Obat yang diresep oleh dokter ini berguna untuk meningkatkan kadar oksida nitrat dalam darah. Dimana zat oksida nitrat ini adalah vasodilator, yang berguna untuk merangsang pembuluh darah Anda melebar untuk membantu meningkatkan sirkulasi aliran darah. Obat jenis ini memang sangat efektif untuk melebarkan pembuluh darah di penis Anda.

Lebih banyak suplai darah yang mengalir ke  akan membuat lebih mudah bagi Anda untuk melakukan dan mempertahankan ereksi ketika syaraf otal menerima rangsangan secara seksual. Namun perlu diingai bahwa obat-obatan ini juga dapat menyebabkan beberapa efek samping, apalagi jika dipergunakan dalam jangka waktu yang lama.

Berikut adalah tujuh efek samping sering terjadi dari penggunaan obat-obatan untuk mengatasi disfungsi seksual antara lain:

1. Sakit kepala

Sakit kepala adalah efek samping yang kerap terjadi akibat telalu banyak mengkonsumsi obat disfungsi seksual, ini disebabkan oleh perubahan mendadak dalam aliran darah dari peningkatan kadar oksida nitrat dalam tubuh. Kondisi ini terjadi pada hampir semua bentuk obat disfungsi seksual, jadi mengganti merek lain belum tentu meringankan efek sampingnya. Jika Anda mengalami hal tersebut segera konsultasi dengan dokter untuk mengatasinya.

2. Badan terasa nyeri dan sakit

Beberapa penderita disfungsi seksual sering mengalami nyeri otot di seluruh tubuh akibat minum obat disfungsi seksual. Ada juga rasa pegal dan linu tepat di punggung bawah. Untuk menguranginya bisa dengan minum obat pereda nyeri yang dijual bebas. Namun untuk kesehatan jangka panjang Anda harus konsultasi dokter untuk mencari penyebab lain dari rasa sakit tersebut.

3. Terjadinya gangguan pada pencernaan

Efek samping lain yang terjadi akibat minum obat-obatan untuk mengatasi gangguan disfungsi seksual adalah terganggunya sistem pencernaan. Kondisi yang paling umum terjadi adalah gangguan sakit perut dan diare. Untuk membantu meringankan masalah ini adalah dengan melakukan perubahan pola makan untuk mengurangi sakit perut.

Kemudian minum air putih hangat serta hidari atau minimal kurangi minuman berkafein, alkohol. Minum jus buah asli yang segar juga jus dapat membantu memperlancar proses pencernaan. Jika sudah menerapkan hal tersebut dan hasilnya tetap saja nihil maka segera bicarakan dengan dokter Anda untuk mencari solusi lainnya.

4. Kepala berkunang-kunang atau Pusing

Peningkatan oksida nitrat dapat menyebabkan beberapa pria menjadi pusing. Penyebab dari rasa pusing ini adalah akibat obat disfungsi seksual, walaupun efek samping ini bisa dikatakan ringan. Namun tentu saja keadaan ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dalam aktivitas sehari-hari.
Ada beberapa kasus walaupun jarang ditemui orang merasa pusing sampai akhirnya pingsan, mungkin ini dapat menjadi masalah yang kesehatan serius.

5. Pandangan kabur

Sebagian kecil penderita disfungsi seksual setelah mengkonsumsi obat-obatannya mengalami gangguan penglihatan sehingga menyebabkan penglihatan kabur. Obat disfungsi seksual jenis ini jangan diminum lagi jika Anda mengalami gangguan kehilangan penglihatan karena efek jangka panjangnya dapat mengganggu syaraf retina yang disebut retinitis pigmentosa.

Kehilangan penglihatan total atau perubahan yang tidak hilang dapat menandakan masalah yang lebih serius dengan pengobatan disfungsi ereksi. Cari perawatan medis darurat jika Anda mengalami gejala-gejala ini.

6. Iritasi kulit

Muncul kemerahan pada kulit dan biasanya berkembang sampai di wajah serta dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Kondisi ini dikanal dengan istilah Flushes, ciri-cirinya seperti kulit bernoda atau jika lebih parah akan muncul bercak merah seperti ruam. Kondisi seperti ini mungkin membuat Anda tidak nyaman tetapi secara medis dokter mengatakan tidak berbahaya.

Tidakkan penjegahan agar bercak merah atau ruam akibat obat disfungsi seksual ini tidak bertambah parah adalah dengan cara menghidari beberapa jenis makanan dan minuman berikut:

  • Jangan makan makanan yang masih panas atau terlalu pedas
  • Berhenti meminum alkohol
  • Hindari berada di luar ruangan dalam yang terkena sinar matahari secara langsung dalam waktu yang lama

7. Hidung tersumbat dan pilek

Pernafasan terganggu akibat hidup mampet dan tersumbat, seperti gejala pilek tapi bukan pilek, bisa jadi gejala ini terjadi akibat dari efek samping obat disfungsi seksual. Dalam kebanyakan kasus ditemukan ternyata efek samping akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Bicaralah dengan dokter Anda jika pileknya tidak hilang setelah hampir 2 minggu.

Efek samping yang ditimbulkan akibat dari mengkonsumsi obat disfungsi seksual ini ada bermacam-macam, dari kategori ringan, sedang hingga ada beberapa efek samping yang dikatgorikan berat dan berbahaya. Adapun beberapa efek samping yang di nilai oleh para dokter termasuk berbahaya antara lain adalah:

  • Priapismus (ereksi yang berlangsung lebih dari 4 jam)
  • Perubahan pendengaran yang tiba-tiba
  • Kehilangan penglihatan

Segera hubungi dokter jika setelah mengkonsumsi obat-obatan untuk disfungsi seksual Anda terkena salah satu dari efek samping tersebut. Sementara berhentikan dahulu minum obatnya sempai mendapat petunjuk yang jelas dari dokter. Beberapa pria ditemukan berisiko mengalami efek samping ini daripada yang lain. Ini mungkin dipengaruhi oleh kondisi pskologis dan kesehatan lain yang menyertainya.

Saat terjadi efek samping seperti yang kami jelaskan diatas maka pada saat konsultasi dengan dokter Anda, penting untuk memberi informasi yang lengkap tentang semua jenis obat yang konsumsi dan faktor kondisi kesehatan lain yang Anda miliki. Harapanya jika obat disfungsi seksual itu tidak cocok untuk Anda, maka dokter bisa menyarankan metode pilihan pengobatan lain.

About Viramaya

Leave a Reply

Your email address will not be published.