6 Bahan Alami Yang Mudah Ditemukan Untuk Menurunkan Kadar Kolesterol

Di era modern saat ini dimana orang terlalu sibuk dengan aktivitas kehidupannya setiap hari menjadikan mereka banyak yang tidak perduli terhadap kesehatannya. Gaya hidup yang tidak sehat, merokok, mengkonsumsi alkohol dan banyak makan junk food serta jarang berolahraga menjadi penyebab bertambah buruknya kesehatan mereka.

Serangan stroke dan penyakit jantung menjadi mimpi buruk nomor satu di kehidupan modern yang serba cepat saat ini, gangguan kesehatan ini merupakan masalah serius yang banyak ditemukan berbagai negara dunia ini. Agar Anda bisa terhindar dari itu semua atau minimal bisa untuk mengurangi risiko terkena penyakit-penyakit tersebut, salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengontrol kadar kolesterol dalam darah Anda.

Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa diantara 1 dari 2 orang pria dan 1 dari 3 orang wanita akan mengalami beberapa jenis masalah gangguan kesehatan terutama jantung. Meskipun banyak obat-obatan baik itu obat medis maupun pengobatan herbal serta informasi pentingnya lain untuk menjaga kadar kolesterol darah tetap rendah, namun pada kenyataanya banyak sekali ditemukan kasus dimana kolesterol tinggi tetap.

Akibat banyaknya kandungan kolesterol dalam darah maka kelebihannya akan menumpuk di sepanjang dinding arteri, yang lama-kelamaan akan menimbulkan penyempitan dan pada akhirnya akan menyebabkan penyumbatan aliran darah. Ketika otot pembuluh darah pada jantung tidak mendapatkan cukup darah maka mulailah muncul berbagai masalah kesehatan.

Banyak faktor yang menyebabkan tingginya kadar kolesterol seseorang, diantaranya disebabkan oleh faktor genetika, obesitas, kurang olah raga atau gaya hidup yang tidak banyak bergerak, penyalahgunaan alkohol, stres, pola makan yang tidak sehat. Apapun serangan stroke dan penyakit jantung adalah salah satu akibat dari kolesterol tinggi.

Saat ini ada banyak cara yang bisa digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol, salah satunya yaitu dengan menghonsumsi bahan-bahan herbal. Berikut adalah 6 jenis bahan herbal yang paling umum yang telah banyak terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, antara lain adalah sebagai berikut:

1. Kecambah

Kecambah merupakan jenis tanaman yang tumbuh dari biji alfalfa. Kecambah ini banyak digunakan sebagai bahan tambahan yang bagus untuk salad, sup, sandwich, omelet, dan berbagai makanan lainnya. Kecambah merupakan makanan yang sehat karena banyak mengandung banyak enzim tertentu, kecambah juga kaya akan protein, mineral, dan vitamin.

Mengkonsumsi kecambah dapat menghindari Anda terkena berbagai jenis penyakit selah satunya termasuk kolesterol tinggi. Kecambah berfungsi untuk mengurangi kadar lipid dalam darah yang berguna untuk menekan produksi LDL kolesterol yang merupakan penyebab utama timbulnya penyakit jantung koroner.

Menurut penelitian ternyata biji alfalfa juga sangat berguna untuk menormalkan kadar kolesterol sekaligus menurunkan kolesterol LDL sebanyak 18%. Diperkirakan bahwa senyawa saponin dalam biji alfalfa ini dapat menghambat penyerapan kolesterol dan juga mencegah pembentukan kolesterol pada dinding arteri.

2. Batang Serai

Di antara banyak herbal untuk menurunkan kolesterol adalah batang serai. Serai adalah jenis tanaman herbal yang termasuk dalam keluarga rumput Poaceae, yang banyak ditemukan di daerah tropis. Karena rasa dan aroma wanginya yang khas, serai sering digunakan sebagai penyedap dalam masakan dan untuk menambah rasa pada sup, teh, kari, dan jenis makaan lainnya.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minyak serai dapat sangat menghambat produksi hiperlipidemia dalam tubuh, senyawa aktif yang terkandung dalam minyak serai ini juga akan dapat mempertahankan produksi kolesterol dan trigliserida dalam batas yang normal yang dibutuhkan oleh tubuh Anda.

3. Ketumbar

Coriandrum sativum adalah nama latin dari ketumbar, daun dari tumbuhan herbal ini sering digunakan baik dalam keadaan segar maupun kering. Selain daunnya biji ketumbar kering juga banyak digunakan sebagai bahan untuk hampir semua jenis masakan, termasuk Melayu, India, Timur Tengah, Cina, Mediterania, dan Amerika Latin.

Penelitian juga terlah menemukan bahwa biji ketumbar dan daun ketumbar juga memiliki kemampuan untuk mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Selain itu kandungan Antioksidan dapat juga ditemukan dalam daun ketumbar yang fungsinya untuk membantu tubuh dalam menghambat oksidasi lipid dan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan di hati.

4. Cabai rawit

Cabai rawit merupakan tumbuhan yang sangat populer di Indonesia, digunakan untuk membuat sambel atau sebagai bahan lain yang orang gunakan untuk menambahkan sedikit bumbu pada makanan, namun ternyata sejak jaman dulu cabai telah digunakan sebagai bahan herbal untuk pengobatan secara alami.

Tanaman cabai rawit ini pertama kali berasal dari Amerika Tengah dan Selatan, namun saat ini sudah menyebab dan tumbuh subur pada daerah yang beriklim tropis dan subtropis. Cabai rawit juga sering digunakan sebagai bahan alami untuk mengobati gangguan terhadap berbagai penyakit terutama mengganggu jaringan pembuluh darah dan jantung.

Selain untuk bahan makanan, cabai rawit juga mempunyai kemampuan untuk membalikkan pembekuan darah yang berlebihan, meningkatkan dan memperbaiki sirkulasi darah yang buruk dan mengatur tekanan darah, yang pada akhirnya akan mencegah terjadinya penyakit jantung, dan menurunkan kolesterol, trigliserida serta LDL kolerterol yang tinggi.

Senyawa aktif yang terdapat dalam cabai rawit disebut capsaicin yang juga telah digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol. Sebuah penelitian yang menemukan bahwa cabai rawit dan capsaicin akan mencegah peningkatan kolesterol dalam hati dan sekaligus meningkatkan ekskresi kolesterol bebas melalui feses.

5. Adas Manis

Adas manis jenis tanaman herbal yang termasuk dalam keluarga seledri, tanaman ini pertama kali ditemukan di daerah Asia Barat Daya dan daratan Mediterania. Biji dari tanaman adas manis ini sering gunakan sebagai bahan tambahkan untuk penyedap kue dan teh karena aroma wangi dan rasanya yang sangat kuat.

Selain sebagai penyedap kue, adas manis ternyata memiliki kemampuan yang dapat untuk mengobati depresi, mengatur kadar gula darah, dan juga sebagai obat yang dapat meringankan terhadap sakit maag. Pada saat yang sama, biji adas manis ini juga memiliki efek anti-lipidemik yang dapat membantu menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida.

Serat yang terdapat dalam adas manis berfungsi untuk mengikat garam empedu dan mencegahnya agar tidak diserap kembali ke usus kecil. Siklus ini secara ilmiah terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh manusia.

6. Daun Salam

Daun salam berasal dari pohon salam yang termasuk dalam keluarga tanaman Lauraceae. Daun salam memiliki aroma khas yang wangi dan gurih. Oleh sebab itu daun salam sering dipergunakan sebagai tambahan bumbu untuk menyedapkan masakan seperti, masakan rendang, kari dan semur daging.

Selain sebagai bahan penyedap masakan alami, daun salam juga memiliki manfaat kesehatan untuk penurun kadar kolesterol. Beberapa penelitian juga telah mengkonfirmasi kemampuan daun salam dalam menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan kolesterol HDL (kolestrol baik).

Hal ini juga diperkuat oleh sebuah hasil penelitian yang dilakukan selama 30 hari pada tahun 2009 yang lalu, dimana hasilnya menunjukkan bahwa mengkonsumsi 1 (satu) s/d 3 (tiga) gram daun salam setiap hari dapat mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh hingga 24%, kadar trigliserida hingga 34%, dan kolesterol LDL hingga 40%. meningkatkan kolesterol HDL hingga 29%.

Inilah 6 jenis tahaman herbal yang mudah ditemukan didapur dan tentunya sering digunakan sebagai bahan penyedap masakan, yang ternyata memiliki kegunaan lain sebagai obat alami yang cukup ampuh untuk menurunkan darah kolesterol jahat dalam tubuh.

About Viramaya

Check Also

8 Kegunaan dan Manfaat Tanaman Lidah Buaya Bagi Kesehatan

Lidah buaya merupakan tanaman herbal yang sudah dikenal sebagai obat tradsional sejak jaman dahulu.  Lidah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *