5 Faktor Utama Penyebab Terjadinya Impotensi Yang Wajib Anda Ketahui

Impotensi adalah menurun atau hilangnya kemampuan seksual pada pria sehingga tidak bisa membangkitkan ereksi atau mempertahankan ereksinya, kondisi seperti ini dalam istilah lain dikenal sebagai ejakulasi. Adapun beberapa faktor utama yang menjadi penyebab impotensi ini dikarenakan terjadinya gangguan pada tubuh pria baik itu gangguan kesehatan secara fisik maupun secara mental.

Menurut Ahli Urology di Amerika terdapat sekitar 30 juta warganya yang mengalami impotensi, dan gangguan terhadap fungsi seksual pria ini biasanya terus meningkat seiring bertambahnya usia. Seperti yang dikutip dari American Journal tahun 2007 lalu,  mereka mencatat risiko impotensi meningkat seiring bertambahnya usia.

Tentu saja gangguan seksual seperti impotensi ini memiliki dampak fek negatif pada kehidupan seksual, yang dapat menyebabkan depresi, stres, dan merasa rendah diri terhadap pasangannya. Dengan memahami penyebab utama terjadinya gangguan fungsi seksual ini akan mempermudah Anda untuk mengidentifikasi mengapa penyakit tersebut Anda alami dan membantu Anda dalam menentukan jenis pengobatan yang tepat.

Berikut ini beberapa faktor utama yang menjadi penyebab impotensi pada pria, antara lain adalah:

1. Penyakit yang mengganggu sistem endokrin

Sistem endokrin dalam tubuh berguna untuk menghasilkan hormon yang mengatur metabolisme tubuh termasuk diantaranya fungsi seksual dan reproduksi dan juga bisa memperaruhi piskologis. Diabetes merupakan salah satu contoh penyakit endokrin yang dapat menyebabkan Anda mengalami impotensi. Penyakit diabetes mengakibatkan berkurangnya kemampuan tubuh untuk menggunakan hormon insulin.

2. Gangguan penyakit saraf

Beberapa kondisi neurologis dapat meningkatkan risiko impotensi pada pria, ini disebabkan karena kondisi saraf yang mempengaruhi kemampuan otak untuk berkomunikasi dengan sistem reproduksi terganggu sehingga dapat mencegah atau membuat tubuh Anda kehilangan kemampuan untuk mencapai ereksi.

Jika Anda mempunyai riwayat kanker prostat dan telah menjalani operasi untuk menghilangkannya maka Anda juga bisa mengalami kerusakan pada sistem syaraf termasuk yang berhubungan dengan fungsi dan kemampuan seksual. Pengendara sepeda motor yang tiap hari menempuh jarak jauh bisa mengalami impotensi yang sifatnya sementara, akibat dari tekanan bokong dan alat kelamin dapat mempengaruhi kinerja saraf.

3. Mengkonsumsi Obat-obatan medis

Jika Anda mempunyai riwayat penyakit bawaan dan telah mengkonsumsi obat-obatan tertentu dalam waktu yang lama juga dapat mempengaruhi aliran darah dan pada akhirnya dapat menyebabkan impotensi. Untuk memastikannya Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk tindakan pengobatan apa yang terbaik.

4. Penyakit jantung

Tidak normalnya fungsi jantung yang berakibat memburuknya kemampuan jantung untuk memompa darah,  keadaan ini dapat juga menyebabkan impotensi. Tanpa aliran darah yang cukup ke penis maka tubuh akan kehilangan kemampuan untuk dapat mencapai ereksi. Aterosklerosis adalah suatu kondisi yang menyebabkan terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah juga dapat menyebabkan terjadinya impotensi. Termasuk kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi (hipertensi) juga dikaitkan dengan peningkatan risiko impotensi.

5. Faktor gaya hidup dan gangguan emosional

Untuk mencapai ereksi yang maksimal maka Anda harus terlebih dahulu melalui apa yang dikenal sebagai fase kegembiraan. Fase ini dapat berupa respon emosional. Jika dalam posisi stres atau dalam gangguan emosional itu akan mempengaruhi kemampuan Anda dalam mengelola hasrat seksual. Depresi dan rasa cemas yang berlebihan juga dapat menurunkan libido seseorang dan juga bisa menyebabkan terjadinya impotensi.

Penyalahgunaan obat-obatan terlarang seperti narkoba termasuk diantaranya kokain dan amfetamin juga dapat menyebabkan impotensi. Perokok berat dan para pencandu alkohol merupakan orang yang mempunyai resiko besar untuk kehilangan kemampuan dalam mendapatkan ereksi, bahkan sampai kehilangan minat terhadap hubungan seksual.

Demikianlah 5 faktor utama yang dapat menyebabkan impotensi, mencegah terjadinya gangguan terhadap fungsi seksual adalah cara terbaik dalam mencegah dan mengatasinya. Prilaku hidup sehat dengan makanan sehat seimbang, menurunkan berat badan dan selalu berpikir positif merupakan nilai tambah Agar terhidap dari gangguan penyakit seperti impotensi ini.

Untuk metode pengobatan Anda dapat memilih dengan melakukan pengobatan secara medis atau dengan mencoba menerapkan pengobatan alami dengan mengunakan produk-produk herbal, khusus pengobatan herbal hindari menggunakan produk obat ilegal yang dijual bebas dipasaran. Gunakanlah produk yang sudah terdaftar di BPPOM RI untuk meminimalisir terjadinya efek semping terhadap kesehatan.

About Viramaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *